K2_THE_LATEST

Lulusan Program Studi Ilmu Hadis diharapkan memiliki keahlian dasar-dasar Islam serta profesional di bidang studi Hadis. Mahasiswa Jurusan/Program Studi Ilmu Hadis dipersiapkan menjadi penafsir pemula, peneliti pemula di bidang Ilmu Hadis, praktisi sosial keagamaan khususnya di bidang Al-Qur'an dan penafsiran Hadis. Selain itu, alumni Jurusan/Program Studi Hadis juga berpeluang menjadi konsultan atau penyuluh agama dan pegawai kantor Kementerian Agama pusat, wilayah, kabupaten maupun kota. Lulusan Jurusan/Program Studi Ilmu Hadis juga dapat menjadi pengajar di Pesantren. Selama ini pondok pesantren masih lebih banyak mengajarkan pemikiran-pemikiran Islam Salaf, dengan masuknya lulusan Jurusan/Program Studi Ilmu Hadis sebagai tenaga pengajar di pondok pesantren, alumni pondok pesantren diharapkan akan lebih mampu menjawab persoalan-persoalan kontemporer yang berkembang di masyarakat dengan basis Al-Qur'an dan penafsirannya. Lulusan Jurusan/Program Studi Ilmu Hadis juga memiliki peluang untuk menjadi guru sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2008 tentang Guru.

Last modified on Sabtu, 02 Februar1 2019 05:55

Jurusan/Program Studi S1 Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah ILHA Pekalongan berdiri sejak tahun 2008 berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor: Dj.I/306/2008 tanggal 04-09- 2008. Prodi ini mulai menerima mahasiswa baru pada tahun 2009. Pada tahun 2012, Prodi ILHA (awalnya Prodi Tafsir Hadis) ini telah terakreditasi untuk pertama kalinya berdasar keputusan BAN PT No. 014/BAN-PT/Ak-XV/S1/2012  tertanggal 15 Juni 2012. Satu tahun berikutnya (2013) Prodi ini meluluskan alumni pertamanya.

Namun, Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderan Pendidikan Islam Nomor 3389 Tahun 2013 tentang Penamaan Perguruan Tinggi Agama Islam, Fakultas dan Jurusan pada Perguruan Tinggi Agama Islam Tahun 2013; Keputusan Direktur Jenderal Nomor Dj.I/441/2010 tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi Agama Islam; Peraturan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor: 1429 Tahun 2012 tentang Penataan Program Studi di Perguruan Tinggi Agama Islam, pada tahun 2013 Prodi Tafsir Hadis (lama) berubah menjadi Prodi (Baru): Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT) dan Ilmu Hadis (ILHA). Seiring dengan perubahan nomenklatur tersebut, perubahan kurikulum secara bersamaan juga telah disesuaikan.

Lulusan Program Studi Ilmu Hadis diharapkan memiliki keahlian dasar-dasar Islam serta profesional di bidang studi hadis. Mahasiswa Jurusan/Program Studi ilmu hadis dipersiapkan menjadi penafsir pemula, peneliti pemula di bidang hadis, praktisi sosial keagamaan khususnya di bidang hadis dan penafsiran hadis. Selain itu, alumni Jurusan/Program Studi Ilmu Hadis juga berpeluang menjadi konsultasn atau penyuluh agama dan pegawai kantor Kementerian Agama pusat, wilayah, kabupaten maupun kota. Lulusan Jurusan/Program Studi Ilmu hadis juga dapat menjadi pengajar di Pesantren. Selama ini pondok pesantren masih lebih banyak mengajarkan pemikiran-pemikiran Islam Salaf, dengan masuknya lulusan Jurusan/Program Studi Ilmu Hadis sebagai tenaga pengajar di pondok pesantren, alumni pondok pesantren diharapkan akan lebih mampu menjawab persoalan-persoalan kontemporer yang berkembang di masyarakat dengan basis hadis dan penafsirannya. Lulusan Jurusan/Program Studi Ilmu Hadis juga memiliki peluang untuk menjadi guru sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2008 tentang Guru.

Sosialisasi MAPA 2018

Kegiatan Musyawarah ILMU Hadis

Selasa, (25/12) Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Hadis (HMJ ILHA) mengadakan Musyawarah Besar yang ke I di Gedung Yayasan Abdul Ghafar Ismail Pekalongan. Acara ini merupakan acara yang pertama kali dilakukan secara mandiri, sebab acara ini pernah diadakan bersama dengan HMJ Ilmu Al Quran dan Tafsir pada tahun sebelumnya. Mubes ini merupakan agenda wajib tahunan yang dilaksanakan oleh HMJ di seluruh Fakultas IAIN Pekalongan sebagai tempat mahasiswa untuk bermusyawarah besar besaran.

Kegiatan Expo FUAD 2018

Pekalongan (7/11). Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru bahasa Arab, Ittihad Mudarrisi al-Lughah al-Arabiyyah (IMLA), World Assembly Moslem Youth (WAMY) bekerja sama dengan IAIN Pekalongan mengadakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Arab. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3-4 Nopember 2018 di Auditorium IAIN Pekalongan.

Pekalongan - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan mengadakan kursus pra nikah (7/11). Kursus dengan tema “Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Bagi Remaja Usia Nikah Angkatan I” di hadiri oleh 55 peserta yang berasal dari mahasiswa Bimbingan Penyuluhan Islam dan Hukum Keluarga Islam IAIN Pekalongan.

Pekalongan - 16-18 Desember 2018, Institut Agama Islam Negeri Pekalongan mendapat giliran asesmen lapangan pada Akreditasi Institusi Perguruan tinggi (AIPT) oleh tim asesor Badan Akreditasi Nasional perguruan Tinggi (BAN-PT). Akreditasi intitusi merupakan sebuah keharusan bagi setiap penyelenggaraan perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Pada beberapa tahun sebelumnya, hanya prodi yang diakreditasi, tetapi sekarang institusi juga diakreditasi.

Halal Bi halal

Page 5 of 6
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree