Berita
Beberapa hari lalu Rabu, 4 November 2020 Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Pekalongan mengadakan acara pemberian penghargaan atas prestasi dari kinerja para dosen, jurusan dan fakultas di lingkungan IAIN Pekalongan. Ada beberapa kategori penghargaan yang diberikan kepada yang dipilih sebagai contoh terbaik dari yang baik. Dalam hal ini ketua jurusan Ilmu Hadis H. Hasan Su’aidi, M.S.I diberikan sertifikat berprestasi dalam bidang dosen dengan indek kinerja akademik dosen (IKAD). Sedangkan jurusan Ilmu Hadis juga mendapatkan prestasi dengan pelayanan akademik.
Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan skill mahasiswa Ilmu Hadis, Jurusan Ilmu Hadis mengadakan kegiatan tahunan berupa Kuliah Kerja Lapangan secara daring bagi mahasiswa semester 7 (tujuh). Kegiatan ini dilakukan secara daring oleh jurusan mengingat kondisi new normal pandemic covid-19 yang belum reda. Pelaksanaan kegiatan KKL mahasiswa diselenggarakan pada hari Ahad, 1 November 2020, melalui via Zoom Meting, bekerjasama dengan Lembaga Ali Musthafa Ya’qub Institute (AMY) Ciputat.
Bertindak sebagai pemateri dalam menyampaikan dalam KKL tersebut dari AMY di antara KH. Zia Ul Haramain, Lc (Pengasuh Ma’had Darus Sunnah), Dr. Ahmad Ubaydi Hasbillah, Lc., MA.Hum (Kepala Madrasah Darus-Sunnah) dan Dr. Muhammad Shofin Sugito, Lc., MA (Direktur Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences). Dalam penyampaian materinya, pada sesi pertama disampaikan oleh pemateri pertama tentang ‘Sejarah Penyarahan Hadis’. Sedangkan materi pada sesi kedua tentang ‘Metode Pemahaman Hadis’ dan materi ketiga tentang ‘Pengaruh Ideologi dalam Syarah Hadis’.
Luaran yang diingin dari kegiatan KKL daring mengambil tema Syarah hadis, agar memberikan tambahan wawasan bagi mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini dalam membantu mempercepat mereka dalam menyelesaikan tugas akhir dalam bentuk skripsi, sebagaimana disampaikan oleh ketua jurusan Ilmu Hadis IAIN Pekalongan H. Hasan Su’aidi, M.S.I dalam sambutan yang disampaikannya.
Menurut KH. Zia Ul Haramein yang juga merupakan putra dari Almarhum KH. Prof. Dr. Ali Musthafa Ya’qub, bahwa kajian syarah hadis memiliki peran penting dalam memahami hadis secara benar dan tidak keliru. Sedikit mengenai pembahasan materi yang disampaikan bahwa, kegiatan syarah hadis memiliki tingkatan di atas dari sekedar paham tentang hadis. Pemahaman merupakan proses memahami hadis, masih dalam pemikiran pembelajar hadis. Akan tetapi, proses kegiatan syarah hadis adalah kegiatan memahami hadis kemudian menyampaikan hasil pemahamannya kepada orang lain dengan baik sehingga membuat orang dapat memahami makna hadis. Demikian sekilas pembahasan yang disampaikan pemateri dalam kegiatan KKL mahasiswa yang berakhir sekitar pukul 16.30. (AAM)
Pengumuman
Galeri Foto
Artikel
-
Penyebaran Hadis oleh Kaum Wanita Pada Masa Nabi SAW
Senin, 06 Mei 2019
-
HMJ Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Pekalongan
Kamis, 08 Februar1 2018